Kilasnegara.id, Palu - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan prima dan memenuhi hak-hak dasar warga binaan. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Palu dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Norara Nosabatutu, Jum'at (19/6).
Kerja sama ini bertujuan untuk menghadirkan program pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C) bagi warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal mereka.
Prosesi penandatanganan PKS berlangsung khidmat di Meeting Room Rutan Palu. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, dan Kepala PKBM Norara Nosabatutu, Muchlis.
Turut hadir mendampingi dan menyaksikan jalannya kegiatan tersebut, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, beserta satu orang staf pelayanan tahanan Rutan Palu.
![]() |
| Karutan Palu bersama kepala PKBM Nosarara menandatangai perjanjian kerja sama (sumber : humas rutan palu) |
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak segala bangsa yang wajib dipenuhi, tidak terkecuali bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana.
"Melalui kerja sama dengan PKBM Norara Nosabatutu ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan di Rutan Palu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ketika mereka bebas nanti, mereka tidak hanya membawa kesiapan mental yang lebih baik, tetapi juga memiliki ijazah resmi yang dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan," ujar Wachid.
Sementara itu, Kepala PKBM Norara Nosabatutu, Muchlis, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh jajaran Rutan Palu. Pihaknya menyatakan siap memfasilitasi proses belajar mengajar serta ujian kesetaraan bagi para warga binaan demi mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa memandang latar belakang.
Dengan adanya program pendidikan kesetaraan ini, Rutan Palu berharap dapat memberikan bekal berharga bagi warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian, sekaligus mendukung program Asta Cita pemerintah dan 15 Program Aksi Kemenimipas.
Tags
daerah

